Bulan: Juni 2012

Heii kamuu

Ijinkan aku bahagia tanpa kamu. .

Walau kenyataannya aku lebih bahagia saat masih denganmu. .

Berikan aku ruang untuk bernapas tanpa harus memikirkanmu. .

Tanpa harus ingin tahu perkembanganmu melalui twittermu…

Aku hanya ingin bahagia meski tanpa kamu. . .

Bolehkan??

Mengulas sekilas sebuah kata, bermakna dalam

Sorry guys, kalo tulisan gw sulit dimengerti. Tapi gw percaya anda semua pembaca yang cerdas.

Ketika gw membaca salah satu buku reverensi terjemahan dari mr. . . .  keinget sama bunda Narni, wah apa hubunganya dengan beliau ?

Berikut kesimpulan yang bisa saya tarik dri buku ini

Mencintai = (me-) + cinta + (-i)

Imbuhan (me-) (-i) mengubah fungsi kata dasar (cinta) dari kata benda menjadi kata kerja aktif .

Dicintai = (di-) + cinta + (-i)

Imbuhan (di-) (-i) mengubah fungsi kata dasar (cinta) dari kata benda menjadi kata kerja pasif.

Dimana-mana yang aktif lebih melelahkan daripada yang pasif. Tak heran sebagian atau kebanyakan orang lebih suka memilih untuk dicintai daripada mencintai.

Padahal mencintai lebih mulia daripada dicintai, butuh pengorbanan, perjuangan last  do’a tentunya dan itu tidak mudah!

Tapi kalimat ‘saya mencintaimu’ menempatkan aku sebagai subjek dengan kuasa penuh. Aku yang menentukan siapa yang saya cintai, dengan cara apa aku mencintainya dan sampai kapan aku akan mencintainya. Tapi kamu berhak mendapatkan seseorang yang lebih baik, seharusnya kamu mencintai orang yang lebih pantas untuk dicintai.

Dan yang terakhir, pasti kalian bingung semua apa hubunganya dengan bunda Narni, Yaps betul pelajaran tentang imbuhan ternyata selama ini bisa saya tangkap dan masih nempel di otak saya.

Rok mini obrolan kaum Adam

Assalamu’alaikum wr.wb

Sebagai umat muslim tidaklah salah bila kita mengawali dengan salam. Walaupun setiap tes pend. Agama masih aja sering remed.

Ahhhh~~ sudah sudah mari kita obrolkan topik utama kita !

Soal rok mini ini memang menggelitik. Gw sendiri di dalam dilema yang besar. Alasannya, pertama karena gw laki-laki. Kedua, karena gw belum pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan –sok intelek:) gw khawatir perspektif gw terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh asumsi ngawur.

Tapi sebetulnya gw selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar gw tidak salah sangka:

1. “Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya atau kami boleh menikmati paha mbak?”

2. “Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah risih kalau kami melihatnya?”

3. “Atau tolong jelaskan kepada kami, bagaimana seharusnya kami boleh menikmati paha mbaknya biar mbak merasa nyaman dan kita bisa sama-sama menikmati, agar saya merasa aman dalam menikmati, dan mbaknya nikmat juga dilihati?” Pertanyaan ini sebenarnya penting untuk ditanyakan sebagai dasar ilmiah untuk mengambil kesimpulan, tapi belum kesampaian gw tanyakan sampai saat ini.

Malu nanyanya. Dan gw memilih untuk menikmati rok mini tersebut dengan diam-diam, dengan “etika” yang gw karang sendiri agar tidak berdampak sosial yang buruk (Gelisah juga loh) Ada yang bilang ini soal iman. Kalau iman kuat, rok mini lewat. Gw kira setiap orang beriman yang jujur, kalau ditanya pasti menjawab timbul pikiran bukan-bukan ketika menjumpai perempuan muda berpaha indah memakai rok mini atau celana pendek sekali di tempat umum. Tidak usah jauh-jauh, gw sendiri akan mengaku beriman, sholat tidak pernah lewat, sering juga ngaji tadi malah Yasinan (malam Jum’at) tapi rok mini is rok mini, daya tariknya sungguh sering melewati daya tangkal iman. Kalau ada yang bilang “Pikiran situ saja yang jorok“, duh, ingin sekali gw jawab “Gw sudah susah payah membersihkan pikiran dari yang nggak-nggak, tapi situ lewat sambil menjorok-jorokkan paha …. memaksa untuk dilihat“. Soal hak, semua memang punya hak masing-masing. Selama masih berada di tempatnya, hak menjadi sesuatu yang aman bagi dirinya maupun orang lain. Contohnya merokok. Saya yakin itu adalah hak.

Tidak seorangpun kecuali keluarga dan orang-orang yang bergantung hidupnya pada perokok boleh melarang orang untuk merokok. Tetapi ketika merokok di tempat umum, hak itu jadi tidak aman untuk orang lain. “Tolong ya mas, merokoknya di ruang merokok, atau menggunakan helm full face saja biar asapnya tidak terhirup oleh saya“. Gimana kalau perokok menjawab, “Ya situ saja jangan hirup asap saya kalau memang tidak suka bau asap“. Kira-kira Anda mau langsung ngajak adu hantam gak?

Mamainkan musik adalah hak. Tetapi ketika bertetangga, genjrang-genjreng di jam dua pagi di depan rumah orang, kira- kira akan membuat tidur orang terganggu tidak? Gimana kalau ketika ditegur si penggitar menjawab “Tolong ya Bu, kalau memang tidak suka dengan suara gitar gw, ibu jangan dengerin suaranya, gitar-gitar gw kok ibu yang repot“. Kira-kira si ibu akan melempar panci dan seisinya yg didapur gak? Kalau bermainnya di dalam kamar sendiri, di studio musik kedap suara, gw kira volume sebesar apapun tidak akan jadi masalah. Minimal tidak jadi masalah untuk orang lain. Sama jadinya dengan rok mini dan hot pant. Di rumah, rok mini akan menjadi sangat asik. Aman, dan nyaman buat semuanya. Apalagi di kamar, tidak pakai rok pun akan semakin menambah suasana jadi lebih sesuatu banget Dan, semua orang akan merasa happy dan dijamin aman.

Tapi di boncengan sepeda motor, di busway, di jalanan … duuuh biyung, please mbak,  kalau sekadar gw yang lihat dijamin akan aman. Karena nafsu dan pikiran saya akan saya manage sedemikian rupa sehingga akan hanya meledak tanpa melukai Anda. Tapi kalau yang nafsunya meledak itu lelaki yang sedang sakit parah jiwanya dan tak tau tempat?

Pemerkosa adalah orang yang sedang sakit jiwanya. Dan kata orang tua dulu, mencegah lebih baik dan murah dari pada mengobati. Mengobati mereka tetap harus dilakukan karena bisa membahayakan orang lain, berapapun biaya material dan sosial yang dibutuhkan, termasuk kita memberi makan mereka di penjara seumur hidup. Tapi sambil mengobati, akan lebih cerdas, mudah, dan murah kalau kita semua juga ikut mencegah, salah satunya dengan tidak mengguanakn rok mini di tempat umum. Masih banyak pilihan busana yang lain, yang tetap menarik (tanpa menggoda) dan pantas. Cara ini pasti lebih murah sebelum ada yang menjadi korban lelaki sakit jiwa. Kecuali, kalau memang rok mini telah menjadi sumber penghasilan mbaknya.

Mbak-mbak, Sebagai lelaki, saya selalu mengagumi perempuan. Dalam teori gw, –dih sok sok an. perempuan itu setiap inchi kulitnya adalah fashion. Karena itu, benang dililit-lilit pun ke beberapa bagian tubuh, sudah seperti keindahan yang menyeluruh. Perempuan juga sangat ekspresif. Mereka suka bicara, suka berdandan, suka “menunjukkan” keindahan dirinya. Itu memang kodratnya. Dan sedikit ini komentar lelaki. Kami-kami ini juga sangat ekspresif. Tapi berbeda caranya dengan perempuan. Kami tidak terlalu suka bicara, suka berdandan, menunjukkan keindahan diri sendiri. Tapi langsung bertindak. Sebagian yang lain, ekspresinya malah tidak terlihat sama sekali. Tetapi sesuatu di balik celananyalah yang langsung bereaksi. Maka, seperti Bang Napi bilang, kejahatan terjadi bisa bukan karena niat pelakunya, tetapi ketika ada kesempatan.

Sekian pemikiran ngawur dari saya. Salam Pramuka!!!

loh …

Wassalamu’alaikum

 

 

 

 

 

Illustration

Cerita Klasik Yang dialami seorang remaja smansa –> melonmelon

Siapa sih yg ga kenal dengan buah yang satu ini, buah nya yg kalem, lembut diluar apalagi di dalemnya,emm serta warna yg tidak terlalu mencolok hingga ingin sekali dilihat terus menerus. oh Melon oh Melon….. dimakan saat pulang sekolah adalah momen yg sangat tepat untuk melepas dahaga , Allah benar benar ngasih anugerah yg sangat luar biasa kepada manusia sampai membuatkan  buah yg tiada dua menurut gw. Spechless

Disaat musim kering seharusnya tumbuh tumbuhan sulit untuk menghasilkan rasa yg manis, Melon tidak lah memiliki sifat egois ,ketika  cuaca diluar semakin mengering disitulah melon memberikan rasa manis yg sungguh luar biasa daripada musim musim lainya. Rasa itulah yg terus gw coba berikan kepada semua teman teman gw.

Image

Untuk Melon yg Naik Pangkati @assyik

Tahun ajaran baru pun dimulai, gw pun akhirnya naek pangkat jadi siswa SMA. Dan sebagai salah satu PK (Pria Kesepian, bukan Penjahat Kelamin), gw pun berniat nyari seorang pacar, cewe tentunya.

Sasaran pertama pastinya lingkungan terdekat, kelas gw! Mata gw muter2 kayak radar nyari sesosok wanita anggun nan indah, first impression is always about look, dude! Tapi sayang, kelas gw ternyata lebih dipenuhi maho2 fetishist kambing betina dibanding bidadari jatoh dari khayangan. Gw gagal ngeliat cewe cakep…

Gw ngga sadar ternyata selama gw  lirik2 wali kelas gw udah masuk. Dan seperti biasanya, inilah saat perkenalan! Seperti seranjang dua wanita, gw bisa lebih ngeliatin cewe cakep sekaligus tau nama2 mereka!

Hmm, ternyata ada juga beberapa cewe cakep dikelas gw. Sampai akirnya seorang cewe maju kedepan buat ngenalin dirinya. Tapi dari sekian cewe yg udah gw liat belom ada satu pun yg benar benar berkesan di hati gw. Mungkin di kelas sepuluh hanya sedikit yg gw tuliskan, karena alasan tertentu.~_~

tetapi jangan khawatir,melon akan tetep bersama pembaca sekalian menemani melon mencoretkan torehan tinta kehidupan melon real) walaupun gw sdkit rubah #gak papa lah biar menarik dikit.

Tak kenal, maka Tak sayang @

Dan inilah saatnya gw berangkat sekolah. Tahun ajaran baru gw segera dimulai. Yak, mulai hari ini gw resmi jadi anak kelas sebelas. Yang berarti, gw udah bebas dari jarahan para senior! Sekarang lah giliran gw menjarah junior2 busuk nan tolol itu, bahahahaha *ketawa setan*

Ehem, cukup. Sayang gw ga ikut jd pengurus Osis # Shit g jd ikutan deh *ketawa miris* ga papa deh setidaknya tidak kena razia tetek bengek yg demen dilakuin oleh pr senior.

gw hanya dpt melihat dan menerawangi satu persatu adik adik kelas gw saat pelaksanaan MOs…

Dan sekarang gw udah sampe disekolah. Dan terlihatlah daftar nama orang2 yang sekelas sama gue

XI Social 3, atau Three Essic

1. Wenee the Pooh

2. ******

3. ******

4. ******

5. ******

6. Rajagombalers

7. ******

26. Maho

28. Melon Ganteng

Yang menarik perhatian gue ada tiga. Pertama, gue dapet nomor absen dua puluh delapan lagi, setelah empat kali berturut2 gue dapet nomor absen 28. Bosen.

yg ke-dua wali kelas gw adalah guru matematika ,gw ga terbayang pasti mokad gw… dan yg terakhir gw dapet satu bangku dengan Kingkong Sumatra Utara.*lagi lagi spechless

gw pikir ne anak keseharian makan apaan bisa badan sebesar gentong, sebelumnya gw ga kenal sama si Rezza  nama aslinya, hanya kenal muka doang sih wktu kelas sepuluh dlu.

Sekarang adalah saatnya masuk kelas. Hal pertama, tentu aja perkenalan lagi. Bedanya disini, gw udah ngga meradar nyariin cewe cakep. Karena sebenernya, sejak kelas sepuluh, gw udah merhatiin cewe2 di sekola gw. Jadi, gw tau nama dan wajah hampir setiap cewe di angkatan gw. Akibatnya, pas gw liat daftar siswa, gw udah g kaget lgi dengan wajah wajah cewe d sekolah ini terutama kelas gw.

Oh shitt man !! ternyata lagi-lagi kelas gw  dipenuhi maho2 fetishist,lebih parah dri pada kelas sepuluh dulu.

Dan, hilanglah semangat gue.

UAS di depan mata @

Gw pun akhirnya memulai kehidupan SMA gw dengan mulus. Dan gw pun berhasil “mendekatkan” diri ke seorang cewe yang cukup lucu, panggil aja dia Chae# gw samarin yee. Dan ngga butuh waktu yang lama, gw jadi lumayan deket sama Chae. Mungkin darah Cassanova si pejuang cinta mengalir dalam diri gw, mungkin, ya…

Waktu pun terasa begitu indah. Gw abisin waktu gue buat maen2 dan kelayapan kesana-kemari tanpa tujuan. Sampe akhirnya sebuah kenyataan pahit datang menghampiri gw, bulan Desember telah tiba.

Bagi siswa semacam gw, bulan Desember adalah salah satu bulan yang paling ditunggu2, tapi juga paling ditakuti, kenapa? Karena di bulan Desember lah maksiat menggerayangi para siswa: waktunya UAS!

“Yes! UAS di depan mata, dan gw dengerin guru dikelas sekalipun engga pernah. Oh, man…”

Gw terus bergumam dalam hati, dan anehnya ngga pernah sekalipun terbesit dalam otak gue keinginan buat belajar, sungguh aneh.

Mungkin ini keliatan kayak sinetron naga2 yang tayang di sebuah stasiun TV swasta, tapi hal yang gw tulis berikut adalah nyata.

Jadi ceritanya suatu hari gw ditugasin buat kerja kelompok. Gw males abis, ngga ada niatan gw buat ngerjain. Dan ditengah kemalesan itu, gw ngeliat sesosok orang yang ngerjain tugas dengan penuh semangat.

“Eh, kok tampangnya kayak familiar banget, ya…”

Gw liatin dia terus. Oh! Gw inget, dia adalah . . .. # eits cerita  bersambung  . . . –@coming soon @–

Siapa sih yg ga kenal dengan buah yang satu ini, buah nya yg kalem, lembut diluar apalagi di dalemnya,emm serta warna yg tidak terlalu mencolok hingga ingin sekali dilihat terus menerus. oh Melon oh Melon….. dimakan saat pulang sekolah adalah momen yg sangat tepat untuk melepas dahaga , Allah benar benar ngasih anugerah yg sangat luar biasa kepada manusia sampai membuatkan  buah yg tiada dua menurut gw. #Spechless

Disaat musim kering seharusnya tumbuh tumbuhan sulit untuk menghasilkan rasa yg manis, Melon tidak lah memiliki sifat egois ,ketika  cuaca diluar semakin mengering disitulah melon memberikan rasa manis yg sungguh luar biasa daripada musim musim lainya. Rasa itulah yg terus gw coba berikan kepada semua teman teman gw.

Untuk Melon yg Naik Pangkati #assyik

Tahun ajaran baru pun dimulai, gw pun akhirnya naek pangkat jadi siswa SMA. Dan sebagai salah satu PK (Pria Kesepian, bukan Penjahat Kelamin), gw pun berniat nyari seorang pacar, cewe tentunya.

Sasaran pertama pastinya lingkungan terdekat, kelas gw! Mata gw muter2 kayak radar nyari sesosok wanita anggun nan indah, first impression is always about look, dude! Tapi sayang, kelas gw ternyata lebih dipenuhi maho2 fetishist kambing betina dibanding bidadari jatoh dari khayangan. Gw gagal ngeliat cewe cakep…

Gw ngga sadar ternyata selama gw  lirik2 wali kelas gw udah masuk. Dan seperti biasanya, inilah saat perkenalan! Seperti seranjang dua wanita, gw bisa lebih ngeliatin cewe cakep sekaligus tau nama2 mereka!

Hmm, ternyata ada juga beberapa cewe cakep dikelas gw. Sampai akirnya seorang cewe maju kedepan buat ngenalin dirinya. Tapi dari sekian cewe yg udah gw liat belom ada satu pun yg benar benar berkesan di hati gw.

mungkin di kelas sepuluh hanya sedikit yg gw tuliskan, karena alasan tertentu.~_~

tetapi jangan khawatir,melon akan tetep bersama pembaca sekalian menemani melon mencoretkan torehan tinta kehidupan melon real) walaupun gw sdkit rubah #gak papa lah biar menarik dikit.

Tak kenal, maka Tak sayang #

Dan inilah saatnya gw berangkat sekolah. Tahun ajaran baru gw segera dimulai. Yak, mulai hari ini gw resmi jadi anak kelas sebelas. Yang berarti, gw udah bebas dari jarahan para senior! Sekarang lah giliran gw menjarah junior2 busuk nan tolol itu, bahahahaha *ketawa setan*

Ehem, cukup. Sayang gw ga ikut jd pengurus Osis # Shit g jd ikutan deh *ketawa miris* ga papa deh setidaknya tidak kena razia tetek bengek yg demen dilakuin oleh pr senior.

gw hanya dpt melihat dan menerawangi satu persatu adik adik kelas gw saat pelaksanaan MOs…

Dan sekarang gw udah sampe disekolah. Dan terlihatlah daftar nama orang2 yang sekelas sama gue

XI Social 3, atau Three Essic

1. Wenee the Pooh

2. ******

3. ******

4. ******

5. ******

6. Rajagombalers

7. ******

26. Maho

28. Melon Ganteng

Yang menarik perhatian gue ada tiga. Pertama, gue dapet nomor absen dua puluh delapan lagi, setelah empat kali berturut2 gue dapet nomor absen 28. Bosen.

yg ke-dua wali kelas gw adalah guru matematika ,gw ga terbayang pasti mokad gw… dan yg terakhir gw dapet satu bangku dengan Kingkong Sumatra Utara.*lagi lagi spechless

gw pikir ne anak keseharian makan apaan bisa badan sebesar gentong, sebelumnya gw ga kenal sama si Rezza  nama aslinya, hanya kenal muka doang sih wktu kelas sepuluh dlu.

Sekarang adalah saatnya masuk kelas. Hal pertama, tentu aja perkenalan lagi. Bedanya disini, gw udah ngga meradar nyariin cewe cakep. Karena sebenernya, sejak kelas sepuluh, gw udah merhatiin cewe2 di sekola gw. Jadi, gw tau nama dan wajah hampir setiap cewe di angkatan gw. Akibatnya, pas gw liat daftar siswa, gw udah g kaget lgi dengan wajah wajah cewe d sekolah ini terutama kelas gw.

Oh shitt man !! ternyata lagi-lagi kelas gw  dipenuhi maho2 fetishist,lebih parah dri pada kelas sepuluh dulu.

Dan, hilanglah semangat gue.

UAS di depan mata#

Gw pun akhirnya memulai kehidupan SMA gw dengan mulus. Dan gw pun berhasil “mendekatkan” diri ke seorang cewe yang cukup lucu, panggil aja dia Chae# gw samarin yee. Dan ngga butuh waktu yang lama, gw jadi lumayan deket sama Chae. Mungkin darah Cassanova si pejuang cinta mengalir dalam diri gw, mungkin, ya…

Waktu pun terasa begitu indah. Gw abisin waktu gue buat maen2 dan kelayapan kesana-kemari tanpa tujuan. Sampe akhirnya sebuah kenyataan pahit datang menghampiri gw, bulan Desember telah tiba.

Bagi siswa semacam gw, bulan Desember adalah salah satu bulan yang paling ditunggu2, tapi juga paling ditakuti, kenapa? Karena di bulan Desember lah maksiat menggerayangi para siswa: waktunya UAS!

“Yes! UAS di depan mata, dan gw dengerin guru dikelas sekalipun engga pernah. Oh, man…”

Gw terus bergumam dalam hati, dan anehnya ngga pernah sekalipun terbesit dalam otak gue keinginan buat belajar, sungguh aneh.

Mungkin ini keliatan kayak sinetron naga2 yang tayang di sebuah stasiun TV swasta, tapi hal yang gw tulis berikut adalah nyata.

Jadi ceritanya suatu hari gw ditugasin buat kerja kelompok. Gw males abis, ngga ada niatan gw buat ngerjain. Dan ditengah kemalesan itu, gw ngeliat sesosok orang yang ngerjain tugas dengan penuh semangat.

“Eh, kok tampangnya kayak familiar banget, ya…”

Gw liatin dia terus. Oh! Gw inget, dia adalah . . .. # eits cerita  bersambung  . . . –@coming soon @–